Kamis, 27 Oktober 2016

Biaya Pembuatan Proyek




CATU DAYA
Komponen yang di pakai :


  • Transformator 3 Ampere
  •   Dioda Bridge
  •  Capasitor Polar 10μF/35V
  •  Capasitor Polar 4700Μf/50V
  •   Papan PCB 30x10 cm
  •  Resistor 100 Ω/2W
  • Resistor 0,2Ω/2W
  •   Resistor 270 Ω
  •  Resistor 560 Ω
  • Resistor 27K Ω
  •  Resistor variabel (potensio)
  • LED
  • Sekring ( fuse ) + tempat
  •  Socket banana
  • Transistor TIP 2955
  •  Larutan Fleriklorit
  •  Autan
  •   IC Regulator 7805
  •   IC Regulator 7905
  •   IC Regulator 7812
  •   IC Regulator 7912
  •  IC Regulator LM 317
  • IC Regulator LM 337
  •  Box Catu Daya
  •   Knop potensio
  •  Kabel serabut sedang (meter)
  •   Kabel power
  •   Saklar  
Gambar Rangkaian




Kalkulasi Biaya Pembuatan Catu Daya :

No
Nama Komponen
Jumlah
Harga (Rp)
Total Harga (Rp)
1.
Transformator 3 Ampere
1
75.000,-
75.000,-
2.
Dioda Bridge
3
4.000,-
12.000,-
3.
Capasitor Polar 10μF/35V
4
500,-
2.000,-
4.
Capasitor Polar 4700μf/50V
6
7.000,-
42.000,-
5.
Papan PCB 30x10 cm
1
10.000,-
10.000,-
6
Resistor 100/2W
3
500,-
1.500,-
7.
Resistor 0,2/2W
3
500,-
1.500,-
8.
Resistor 270
4
200,-
800,-
9.
Resistor 560
2
200,-
400,-
10.
Resistor 27K
2
200,-
400,-
11.
Resistor variabel (potensio)
2
3.000,-
6.000,-
12.
LED
4
750,-
3.000,-
13.
Sekring ( fuse ) + tempat
6
1.000,-
6.000,-
14.
Socket banana
7
700,-
5.000,-
15.
Transistor TIP 2955
3
8.000,-
24.000,-
16.
Larutan Fleriklorit
1
5.000,-
5.000,-
17.
Autan
6
5.00,-
3.000,-
18.
IC Regulator 7805
1
2.500,-
2.500,-
19.
IC Regulator 7905
1
2.500,-
2.500,-
20.
IC Regulator 7812
1
2.500,-
2.500,-
21.
IC Regulator 7912
1
2.500,-
2.500,-
22.
IC Regulator LM 317
1
3.000,-
3.000,-
23.
IC Regulator LM 337
1
6.500,-
6.500,-
24.
Box Catu Daya
1
25.000,-
25.000,-
25.
Knop potensio
1
3.500,-
7.000,-
26.
Kabel serabut sedang (meter)
3
2. 000,-
6.000,-
27.
Kabel power
1
5.000,-
5.000,-
28.
Saklar
1
2.500,-
2.500,-
Jumlah Total
Rp. 262.600,-


Catu daya atau power supply merupakan suatu rangkaian elektronik yang mengubah arus listrik bolak-balik menjadi arus listrik searah. Catu daya menjadi bagian yang penting dalam elektonika yang berfungsi sebagai sumber tenaga listrik misalnya pada baterai atau accu. Catu daya (Power Supply) juga dapat digunakan sebagai perangkat yang memasok listrik energi untuk satu atau lebih beban listrik.

Secara umum prinsip rangkaian catu daya terdiri atas komponen utama yaitu ; transformator, dioda dan kondensator. Dalam pembuatan rangkaian catu daya, selain menggunakan komponen utama juga diperlukan komponen pendukung agar rangkaian tersebut dapat berfungsi dengan baik. Komponen Pendukung tersebut antara lain : multimeter digital dan analog, dioda bridge, kapasitor 10  dan 4700μF , trafo CT 3A, resistor 100Ω, 270 , 560 dan resistor variable ( potensiometer ).  IC regulator 7805, 7905, 7812, 7912, dan IC LM 317 bersama 337.  sakelar, sekering ( fuse ), lampu indicator ( LED ), transistor TIP 2955, socket banana, Printed Circuit Board ( PCB ), kabel dan steker, serta Chasis.

Perbandingan antara power supply yang ada di pasaran dengan pembuatan sendiri

Perbandingan antara power supply yang ada di pasar – pasaran, dengan pembuatan sendiri memang cukup berbeda . Di tinjau dari segi aspek kualitas dimulai dari rangkaian – rangkaiannya maupun fisisk jika yang ada di pasaran relatif baik dan menarik dibandingkan dengan membuat sendiri yang boleh dikatakan sederhana meskpun itu tergantung si pembuatnya sekreatif mungkin. Berbicara mengenai harga memang membuat sendiri itu  jauh relatif lebih terjangkau dibandingkan yang ada di pasar – pasaran tentunya kita tahu rangkaian apa yang ada di dalam power supply tersebut dan mengetahui proses dan pengerjaan secara berkala. Untuk itu maka akan di definisikan kekurangan maupun kelebihan dari power supply, sebagai berikut :

Kelebihan Power Supply  switching :
  •  Ringan
  •  Efisiensi tinggi 70% – 90% (ada yang bilang sampai 83%)
  • Rancangan dipusatkan lebih handal di temperatur kerja yg dingin
  •   Harga sekarang lebih murah
  •  Isolasi dari transien jala-jala lebih baik (lebih dari 60db)
Kekurangan Power Supply  switching :
  • Memperoleh tegangan kerut (ripple) lebih sulit/paling kecil 20-50 mVpp. tegangan kerut ini adalah perbandingan tegangan yg terukur (ac) dibanding tegangan terukur tegangan dc. (tegangan kerut berbanding lurus terhadap arus beban) lebih mudahnya ripple=noise
  • RFI (Radio Frequency Interference)/Nyepleter keradio receiver (buat rekan2 breaker FM biasanya), perlu penapis yang baik dibanding model pakai trafo (linear ps)
  •  Regulasi kurang baik (akan tetapi lebih efisien) dan regulasi ini juga tergantung dari masing2 perancang dari pabrik
  •   Butuh regulator tegangan input untuk menstabilkan.

Kelebihan Power Supply  linear (trafo) :
  •  Tidak sulit mendapatkan tegangan kerut/riak (ripple) sebesar 5mV
  •  Regulasi lebih baik dibanding PS switching
Kekurangan Power Supply  switching :

  •  Berat dan fisik lebih besar
  •  Kehandalan pada temperatur tinggi kurang (semakin panas trafo daya PS akan turun)
  •   Isolasi dari transien jala-jala sangat kurang dibanding dg PS switching
  •  Efisiensi rendah/Mudah panas.
  •  Harganya mahal.
  • Voltage Drop lebih tinggi dari pada Switching.




LIGHT DETECTOR ROBOT
Komponen yang di pakai :
  • IC AT89C51
  •  IC LM324
  • IC L293D
  •  Motor DC 12V
  • Trimpot 50K
  • Resistor 10K
  • Resistor 1K
  • Kapasitor nonpolar 33pF
  •  Kabel pelangi
  • Crystal / Xtal 12Mhz
  • Pin header dan black housing
  •  LDR ( Light dependent resistor )
  •  Saklar
  • Papan PCB
  • Larutan Fleriklorit
  •  Body robot
 
 Gambar Rangkaian


 






Kalkulasi Biaya Pembuatan Light detector robot :

No
Nama Komponen
Jumlah
Harga (Rp)
Total Harga (Rp)
1.
IC AT89C51
1
18.000,-
18.000,-
2.
IC LM324
2
1.200,-
2.400,-
3.
IC L293D
1
16.000,-
16.000,-
4.
Motor DC 12V
2
27.000,-
54.000,-
5.
Trimpot 50K
1
3.000,-
3.000,-
6
Resistor 10K
2
300,-
600,-
7.
Kapasitor nonpolar 33 pF
2
5.00,-
1.000,-
8.
Kabel pelangi meter)
1
5.000,-
5.000,-
9.
Crystal / Xtal 12Mhz
1
1.800,-
1.800,-
10.
Pin header dan black housing (pc)
1
8.000,-
8.000,-
11.
LDR (Light dependent resistor)
2
3.000,-
6.000,-
12.
Saklar
1
2.500,-
2.500,-
13.
Papan PCB 20x10
1
5.000,-
5.000,-
14.
Larutan Fleriklorit
1
5.000,-
5.000,-
15.
Resistor 1K
1
300,-
300,-
16.
Kapasior 100nf
1
1.000,-
1.000,-
17.
Body robot
1
15.000,-
15.000,-
Jumlah Total
Rp. 131.100,-

      Perkembangan teknologi yang kian pesat menjadikan robot tidak asing lagi untuk dilihat. Berbagai macam robot telah diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia dan kepentingan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah membuat Light Detector Robot berbentuk mobil yang bergerak sesuai dengan cahaya yang diberikan kepada sensornya yang berupa Light Dependent Resistance (LDR). Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan studi kepustakaan, diskusi, perancangan dan dilanjutkan dengan percobaan alat. Berdasarkan pada hasil percobaan dan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang dapat bergerak maju dan mundur saat ada cahaya.



Saklar Lampu Dengan Sensor Suara (Tepuk)

Komponen yang di pakai :

·    
 
  •  IC NE555
  •   IC XC7270
  •  Resistor 27K
  •   Resistor 6K8
  •  Resistor 1K2
  •  Resistor 47K
  •   Resistor 390
  •  Resistor 470K
  •   Resistor 470
  •   Transistor fcs9013
  •  Kapasitor 103μf
  •   Kapasitor 104 μf
  •   Kapasitor 4,7μf 16v
  • Kapasitor 470μf 25v
  •   LED / lamp 1 watt
  •   Diode IN4002
  •   Diode zener
  •  Relay 12V
  •  Trafo ct
  •   Mic Condensor          
  •   Papan PCB
  •  Larutan Fleriklorit
  • Kabel pelangi
Gambar Rangkaian



Kalkulasi Biaya Pembuatan Saklar Lampu Dengan Sensor Suara (Tepuk):

No
Nama Komponen
Jumlah
Harga (Rp)
Total Harga (Rp)
1.
IC NE555
1
5.000,-
5.000,-
2.
IC XC7270
1
4.000,-
4.000,-
3.
Resistor 27K
1
300,-
300,-
4.
Resistor 68K
1
500,-
500,-
5.
Resistor 12K
1
300,-
300,-
6
Resistor 47K
1
300,-
300,-
7.
Resistor 390
1
300,-
300,-
8.
Resistor 470K
1
300,-
300,-
9.
Resistor 470
1
300,-
300,-
10.
Transistor BC548/BC549
3
500,-
500,-
11.
Kapasitor 103μf
1
1.000,-
1.000,-
12.
Kapasitor 104 μf
1
1.000,-
1.000,-
13.
Kapasitor 4,7μf 16v
1
1.000,-
1.000,-
14.
Kapasitor 470μf 25v
1
1.000,-
1.000,-
15.
LED / lamp 1 watt
1
1.000,-
1.000,-
16.
Diode IN4002
2
300,-
600,-
17.
Diode zener 5,1V
1
300,-
300,-
18.
Relay 12V
1
8.000,-
8.000,-
19.
Trafo CT
1
75.000,-
75.000,-
20.
Mic Condensor (kecil)           
1
12.000,-
12.000,-
21.
Papan PCB
1
5.000,-
5.000,-
22.
Larutan Fleriklorit
1
5.000,-
5.000,-
23.
Kabel pelangi
1
5.000,-
5.000,-
Jumlah Total
Rp. 127.700,-


Sensor suara adalah sebuah alat yang dapat mengubah gelombang sinusoida suara menjadi gelombang sinus energi listrik. Sensor suara bekerja berdasarkan besar/kecilnya kekuatan gelombang suara yang mengenai membran sensor dan menyebabkan bergeraknya membran sensor. Penggunaan sensor suara ini berfungsi untuk mengurangi pemakaian kabel listrik. Salah satu contoh penggunaan sensor suara tersebut adalah saklar tepuk.

Saklar Tepuk adalah saklar yang digerakkan dengan suara tepukan tangan. Output dari rangkaian ini bisa difungsikan untuk apa saja salah satunya untuk menyalakan lampu. Dengan kontrol lampu tekendali suara, rangkaian ini akan sangat bermanfaat untuk keadaan tertentu. Misalnya untuk penggunaan lampu pintu masuk rumah dan lain-lain. Cahaya lampu akan secara otomatis akan mati secara otomatis dalam beberapa detik. Dalam pengaplikasian untuk lampu pintu, ketika ada orang yang ingin datang dan bersuara berupa tepukkan maka sensor akan bekerja dan mengaktifkan relay yang telah dihubungkan dengan lampu.



demikian post dari blog ini, semoga apa yang di sajikan dapat menjadi wawasan dan bermanfaat.


 

Minggu, 02 Oktober 2016

Ekonomi Teknik



Aliran Uang (Cash Flow) dan Penyusunannya

Apa Itu Cash Flow ?
Dalam bahasa indonesia Aliran uang atau yang lebih dikenal secara garis besar dengan cash flow yaitu termasuk kata-kata dalam suatu  bidang Akutansi yang tentunya memiliki arti dan tidak kami pelajari di jurusan kami, Mungkin bagi teman-teman yang pernah mempelajari di Jurusan Akutansi atau yang pernah menjalani aktivitas sebagai Enterpreneurship/ Kewirausahaan pasti saja pernah mendengar kata-kata cash flow ini, Cash Flow ini bisa disebut juga dengan laporan keuangan /aliran kas sangat berguna bagi siapa saja yang ingin membuka usaha, agar proses keuangan dalam suatu usaha tersebut dapat terorganisir dan terkoordinir dengan baik, dan agar pimpinan suatu bidang tidak bisa dibohongi dengan pegawai-pegawainya, maka sangat penting dibuatnya Cash Flow.
Menurut PSAK No.2 (2002 :5) Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas. Laporan arus kas merupakan revisi dari mana uang kas diperoleh perusahaan dan bagaimana mereka membelanjakannya. Laporan arus kas merupakan ringkasan dari penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan selama periode tertentu (biasanya satu tahun buku).


Dengan mengetahui apa itu aliran uang, kita pasti bisa tahu kemana saja uang itu akan digunakan dan pasti menguak ketransparasian keuangan, tanpa adanya penggelapan dana atau keuangan yang banyak marak terjadi yang hukumannya tertera dalam UU. Tidak main-main pasal yang diberikan juga menjatuhi hukuman yang cukup berat, namun belum bisa memberi efek jera pada pelakunya, yang seharusnya ditingkatkan lagi penghukamannya. Untuk itu kita membutuhkan ilmu ini guna pengetahuan kita atau untuk pengalam kita dalam mengelola uang.
Pengertian Aliran Uang ( Cash Flow )
Cash flow (aliran uang ) sendiri ialah merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode. Hal utama yang perlu selalu diperhatikan yang mendasari dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dana/uang yang kita miliki, kita simpan/investasikan. Arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.

Secara sederhana fungsi Cash flow (aliran uang ) itu terbagi menjadi tiga yaitu :
1.      fungsi likuiditas, yaitu dana yang tersedia untuk tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat dicairkan dalam waktu singkat relatif tanpa ada pengurangan investasi awal.
2.      fungsi anti inflasi, dana yang disimpan guna menghindari resiko penurunan pada daya beli di masa datang yang dapat dicairkan dengan relatif cepat.
3.      capital growth, dana yang diperuntukkan untuk penambahan/perkembangan kekayaan dengan jangka waktu relatif panjang.
Aliran kas yang berhubungan dengan suatu proyek dapat di bagi menjadi tiga kelompok yaitu:

a.       Aliran kas awal (Initial Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan investasi misalnya; pembelian tanah, gedung, biaya pendahuluan dsb. Aliran kas awal dapat dikatakan aliran kas keluar (cash out flow)
b.      Aliran kas operasional (Operational Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan operasional proyek seperti; penjualan, biaya umum, dan administrasi. Oleh sebab itu aliran kas operasional merupakan aliran kas masuk (cash in flow) dan aliran kas keluar (cash out flow).
c.        Aliran kas akhir (Terminal Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai residu) seperti sisa modal kerja, nilai sisa proyek yaitu penjualan peralatan proyek.
Di dalam Cash flow memuat tiga bagian utama, yang terdiri dari:
1.      Cash In Flow                                       
Pada bagian ini mengidentifikasikan sumber-sumber dana yang akan diterima, jumlah dananya dan waktu dalam periode tersebut, yang akan dihasilkan berupa penjualan tunai, pejualan kredit yang akan menjadi piutang, hasil penjualan aktiva tetap, dan penerimaan lainnya. Perincian kas ini terdiri dari dua sifat yaitu; kontinyu dan intermitan.
2.      Cash Out Flow
Pada bagian ini berhubugan dengan mengidentifikasikan semua kas yang sudah diantisipasi, antara lain pembelian barang dagang baku, pembayaran hutang, upah, administrasi, dan pengeluaran lainnya. Cash out flow mempunyai dua sifat yang sama yaitu kontinyu dan intermitan.
3.      Financing (pembiayaan)
Pada bagian ini menunjukkan besarnya net cash flow dan besarnya kebutuhan dana jika terjadi defisit.

Penyusunan Aliran Uang Dan  Perhitungannya
Ada empat langka dalam penyusunan cash flow, yaitu :
  1. Menentukan minimum kas
  2.  Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran
  3. Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi deficit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga.
  4.  Menyusun kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi financial dan budget kas yang final.

Bentuk laporan arus kas setiap perusahaan berbeda, walaupun pada dasarnya sama yaitu menggambarkan aktivitas kas selama periode tertentu. Ini tergantung kebijakan pemimpin perusahaan. Dalam membuat laporan arus kas, kita mengenal dua metode penyusunannya, yaitu :
§  Metode Lansung (Direct Method)
Metode lansung mentranslasikan setiap item dari laporan laba rugi akrual basis menjadi pendapatan atau beban kas basis (basic cash). 
§  Metode Tidak Lansung (Indirect Method)
Wawasan Internasional Laporan arus kas tidak di wajibkan semua negara. Sejumlah Negara mewajibkan laporan yang melaporkan sumber-sumber dan aplikasi “dana” (yang sering didefinisikan sebagai modal kerja) Negara-negara lain bahkan tidak mewajibkan laporan arus kas maupun laporan arus dana sama sekali. 

Contoh Soal:
1.        WAHID memiliki sistem penjualan dan pembelian yang dilakukan secara tunai. Income Statement per akhir tahun adalah sebagai berikut:
Penjualan Bersih                                 :           Rp. 1.000
Harga Pokok Penjualan                       :           Rp.    800 (-)
Laba Kotor                                          :           Rp.    200
Biaya Operasional
–       Gaji/Bonus      : Rp. 50
–       Lain-lain          : Rp. 40
–       Depresiasi        : Rp. 20 (+)
Rp.    110 (-)
Laba Bersih Operasional                                Rp.      90
Pajak Penghasilan 30 %                                  Rp.      30 (-)
Laba Bersih Setelah Pajak                              Rp.      60
Dalam perhitungan Cash Flow, kita tidak memperhitungkan biaya depresiasi sebagai biaya karena depresiasi merupakan biaya non-kas. Dengan demikian, dari perhitungan Rugi/Laba diatas, Cash Flow yang sebenarnya adalah sebagai berikut:
Laba Bersih                 : Rp.   60
Depresiasi                    : Rp.   40 (+)
Cash flow                    : Rp  100
Cash Flow dapat disusun dengan periode (interval) per tahun, per bulan, bahkan per hari. Tentu saja semakin pendek interval yang dipakai, hasil penyusunan akan memiliki ketepatan yang lebih tinggi. Untuk Bank, umumnya kita menggunakan interval bulanan atau tahunan.

Transformasi Karakteristik Alternatif Proyek kedalam dimensi Moneter

Dalam hal pembahasan ini contoh definisi dan lingkup ekonomi teknik, Proses pengambilan keputusan dan evaluasi keputusan, Pengertian cash flow dan penyusunannya, Transformasi karakteristik berbagai alternatif proyek kedalam dimensi moneter,  Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensi uang yaitu merupakan Perumusan bunga dan contoh penggunaanya untuk berbagai variasi yang ada dalam cash flow.
 
Penilaian kelayakan investasi dengan menggunakan NPV yang megedepankan analisis kelayakan finansial tentu akan menolak proyek investasi dengan nilai cash flow bersih yang lebih kecil dari modal karena pihak investor akan mengalami kerugian. Akan teapi dalam prinsip Islam, investasi seharusnya tidak dengan menentukan keuntungan dimuka, tetapi dilakukan melalui bagi hasil baik dalam keadaan untuk maupun situasu rugi. Prinsip ini lebih menjunjung keadilan,karena hasil akhir suatu kegiatan bisnis sebenarnya tidaklah pasti. Bila penetuan keuntungan dimuka, maka kemungkinan besar salah satu pihak akan mengalami kerugian,sedangkan islam menghendaki dilakukanya perhitungan bagi hasil secara adil dengan melibatkan penyedia dana maupun pelaku aktivitas usaha. 
Disamping itu penilaian keberhasilan suatu usaha tidak saja ditentukan oleh peningkatan prestasi ekonomi dan finansial saja. Akan tetapi keberhasilan itu harus diukur pula melalui tolak ukur moralias dan nilai etika denga landasan nilai sosial dan agama. Dalam islam, semua ketentuan hukum dan norma telah diatur oleh Al-Qur'an dan hadist yang mejadi pedoman dalam bermuamalah. Dari kedua sumber tersebut terbentuklah pilar yang menjadi landasan normatif ketika investasi. Setidakya ada empat landasan etika yaitu landasan tauhid,keadilan dan keseimbangan,kehendak bebas dan pertanggung jawaban. Walaupun masing-masing mempunyai penjabaran yang beragam akan tetapi saat ini telah dijadikan konsensus sebagai makna bagi perspektif aktivitas sosial ekonomi masyarakat muslim salah satunya adalah etika investasi. Melalui aktivitas ekonomi,manusia dapat megumpulkan harta sebanyak mungkin,akan tetapi kesemuanya itu tetap dalam batasan dan sesuai aturan yang ada, agar mencegah adanya penggelapan dana atau keuangan yang banyak marak terjadi yang hukumannya tertera dalam UU. 
Oleh karena itu keimanan dan norma memegang peranan penting dalam ekonomi karena keimanan akan mempengaruhi cara pandang dalam membentuk sikap,perilaku dan kepribadian manusia. Islam membolehkan untuk memperkaya diri, meskipun demikian islam menentukan pula bagaimana cara yang baik untuk memilikinya. Islam juga mengizinkan individu untuk mengelola kekayaan yang menjadi miliknya, akan tetapi islam telah menentukan cara mengelolanya dengan baik sehingga terjadi sirkulasi kekayaan pada semua anggota masyarakat dan mencegah terjadinya konsentrasi ekonomi hanya pada segelintir orang..